Showing posts with label Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak. Show all posts

Yook Belajar 'Berkebun' di Rumah..

>> Monday, November 23, 2009

Tidak punya kebun?

Tapi ingin mengajari anak bercocok tanam?
Kita sebagai orangtua tetap bisa mengajari anak belajar 'berkebun' meski tak punya kebun loh..
Sekarang mudah kok..
Salah satu caranya melalui media boneka rumput.

Kita dapat melatih anak-anak untuk merawat tanaman dengan permainan boneka rumput ini. Permainan dimulai ketika anak merendam kepala boneka ke dalam air.

Lalu anak-anak dapat mengamati pertumbuhan rumput di bagian atas boneka setiap hari. Jika boneka terasa kering, tidak lembab boneka disiram dengan air dengan cara disemprot spray atau diberikan air pada tatakan boneka.

Pada saat rumput telah memenuhi kepala boneka, anak dapat berkreasi dengan memangkas rumput menjadi bentuk yang diinginkan.

Melalui boneka rumput ini, kita dapat mengajari anak untuk disiplin, bertanggungjawab, sekaligus belajar merawat tanaman dengan cara yang fun.

Boneka rumput ini terbuat dari limbah serbuk gergaji kayu sebagai media tanam, sehingga aman bagi lingkungan..

Tersedia berbagai macam variasi bentuk boneka rumput.

Boneka rumput berbentuk kucing, sapi, kodok dan babi ini lucu dan manis.
Price : Rp 25.000,-

Ibu panda (panda berukuran besar) dan anak panda (panda kecil) yang apet dan imut.
Price : Ibu panda Rp 25.000,- Anak panda Rp 15.000,-

Boneka kura-kura tersedia ukuran besar dan kecil.
Price : Turtle besar Rp 20.000,- Turtle kecil Rp. 15.000,-

Si Platipus dengan hidung badutnya..
Price : Rp 20.000,-

..dan boneka rumput bentuk kepala yang dilengkapi dengan cup.
Price : Rp 20.000,-

Untuk Informasi dan pemesanan dapat menghubungi di nomor 0813 8159 3081 (via sms) atau e-mail: key.daya@yahoo.com

Read more...

BIJAK DENGAN OBAT

>> Wednesday, November 4, 2009

Pemakaian obat yang rasional (Rational Use of Drugs) adalah pola pemberian obat yang tepat yaitu pemilihan obat yang sesuai dengan
diagnosis penyakitnya, tepat konsumsinya, tepat dosisnya, tepat jangka waktu
pemberiannya, dan aman, dengan harga semurah mungkin serta dengan pemberian
informasi yang obyektif. Singkatnya, pola pemakaian obat yang aman, efektif
(cost-effective), dan efisien.

Menurut WHO, secara garis besar yang berperan terhadap pola pemberian obat tidak rasional, yaitu:
• Membanjirnya obat dalam jumlah yang banyak.
• Proses pengambilan keputusan oleh para dokter

Beberapa hal yang keliru seputar pengunaan obat:
1. Panduan penanganan suatu penyakit
Tanpa kita sadari, kita sangat mendewakan obat. Ketika kesehatan kita terganggu kita kurang memahami bahwa setiap penyakit ada panduan penanganannya.
2. Kesehatan adalah urusan dokter dan tenaga medis
Pasien merupakan pihak yang paling berkepentingan akan kesehatan dirinya, sehingga dia harus memahami ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
3. Dokter paling tahu dan memahami tentang obat-obatan
Kemajuan ilmu kedokteran terus berkembang sangat pesat tak jarang dokter dan petugas medis senantiasa tidak memperbarui ilmunya.
4. Antibiotika obat dewa
Entah siapa yang bersalah, kita semua (konsumen kesehatan dan tenaga medis) memiliki pola pikir ketika sakit diberi antibiotika agar lekas sembuh, agar tidak terjadi infeksi sekunder kuman. Padahal seringkali penyakit yang diderita disebabkan oleh virus seperti diare yang tidak membutuhkan antibiotika. Semakin sering memperoleh antibiotika maka semakin sering jatuh sakit
5. Puyer yang terbaik untuk anak Indonesia
Selama ini semua orang menerima bahwa resep khusus untuk anak adalah puyer. Puyer dianggap yang terbaik dan tepat untuk Indonesia karena lebih murah. Padahal penelitian menunjukkan bahwa resep-resep puyer sama sekali tidak murah karena terdiri dari banyak obat yang kebanyakan bukan generik. Karenanya puyer sangat tidak aman.
6. Pergi ke dokter sama saja meminta resep/obat
Tidak sedikit yang beranggapan bahwa konsultasi medis adalah kunjungan berobat atau upaya meminta obat. Sebenarnya konsultasi medis adalah upaya advokasi, berbagi informasi, meminta penjelasan dan kejelasan untuk mencari penyebab penyakit dan menentukan cara-cara pengobatannya.
7. Obat injeksi lebih mantap
Sebenarnya tidak banyak pasien yang membutuhkan pemberian obat melalui suntikan. Dipandang dari berbagai aspek obat injeksi lebih berdampak negatif dibandingkan obat secara oral karena meningkatnya efek samping obat, kemungkinan masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui penyuntikan serta rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.
8. Mahal sama dengan berkualitas
Layanan kesehatan yang berkualitas adalah layanan kesehatan yang profesional yaitu yang mendahulukan kepentingan pasien, transparan, sesuai bukti ilmiah dan padat akal. Jika pasien tidak membutuhkan obat, dokter harus berani mengatakan yang sebenarnya dan pasien harus menghormatinya.
Obat bekerja melalui berbagai mekanisme. Berbagai efek dapat ditimbulkan dari pemakaian kombinasi beberapa obat.
• Interaksi obat yaitu suatu kondisi pemberian dua obat atau lebih menimbulkan efek yang berbeda dari semula yang direncanakan.
• Efek samping yaitu timbulnya efek negatif suatu obat.
• Indikasi kontra yaitu suatu kondisi yang menyebabkan pasien tidak dianjurkan mengonsumsi obat tertentu.
• Rasio untung rugi. Contohnya ketika anak didiagnosis (dengan catatan diagnosis akurat) menderita tuberkolosis/TB kita harus memberikan obat anti TB pada 2 bulan pertama (PZA,rifampisin, dan INH) dilanjutkan 4-6 bulan dengan INH dan rifampisin. Meskipun obat-obat tersebut potensial menganggu fungsi hati (ringan sampai berat) namun obat tersebut tetap diberikan dengan pengawasan ketat karena manfaatnya dalam mengobati TB jauh lebih besar dari kerugian akibat efek sampingnya. Oleh karena itu sangat berbahaya jika anak tidak menderita TB tetapi diberikan obat anti TB karena memiliki resiko yang tinggi merusak hati. Terlebih bila digabung dengan obat lain seperti parasetamol dan obat antikejang.
(Jurnal Bogor)

Read more...

CEGAH DEHIDRASI KETIKA DIARE

Acapkali kita sering mendengar ketika terjadi bencana alam, bayi-bayi yang berada di pengungsian banyak yang mengalami diare karena sanitasi lokasi yang buruk. Sebenarnya apakah diare itu? Diare atau gastroenteritis (GE) merupakan mekanisme alamiah yang penting untuk mengeluarkan mikroorganisme penyebab sakit dan toksin. Peradangan pada usus ini menyebabkan keadaan feses bayi encer dan/atau berair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali perhari, dan kadang disertai muntah. Muntah dapat berlangsung singkat, namun diare bisa berlanjut sampai sepuluh hari.
Pada banyak kasus, pengobatan tidak diperlukan karena umumnya disebabkan oleh virus. Upaya terpenting ketika diare adalah mencegah terjadinya dehidrasi. Bayi usia sampai enam bulan dengan diare dapat terlihat sangat sakit, akibat terlalu banyak cairan yang dikeluarkannya.
Diare menyebabkan kehilangan garam (natrium) dan air secara cepat, yang sangat penting untuk hidup. Jika air dan garam tidak digantikan cepat, tubuh akan mengalami dehidrasi. Kematian terjadi jika kehilangan sampai 10% cairan tubuh. Diare berat dapat menyebabkan kematian.
Tanda awal ketika anak mengalami dehidrasi adalah mulut terasa kering dan rasa haus. Seiring meningkatnya dehidrasi, muncul tanda-tanda seperti: meningkatnya rasa haus, gelisah, elastisitas (turgor) kulit berkurang, membran mukosa kering, mata tampak cekung, ubun-ubun mencekung (pada bayi), dan tidak adanya air mata sekalipun menangis keras.
Hal penting yang harus diingat ketika anak mengalami diare :
• Bayi dan anak kecil mudah mengalami dehidrasi, oleh karena itu mereka butuh cairan yang diberikan sedikit namun sering.
• Bayi berusia di bawah enam bulan dengan diare perlu diperiksa oleh dokter setelah 6-12 jam penanganan diare.
• Beri minum setiap kali bayi muntah. Tetap berikan ASI untuk bayi yang masih menyusui. Bagi bayi yang minum susu formula, susu tetap diberikan sampai lebih dari 12-24 jam.
• Berikan anak yang lebih besar satu cangkir (150-200 ml) cairan untuk setiap muntah banyak atau diare.
• Teruskan pemberian makanan jika anak anda masih mau makan. Jangan sampai anak tidak mendapat asupan makanan sama sekali dalam 24 jam.
• Bayi atau anak anda sangat infeksius, jadi cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air hangat, khususnya sebelum memberi makan dan sesudah mengganti popok atau celana.
• Pisahkan anak atau bayi yang terkena diare dari anak atau bayi lain sebisa mungkin, sampai diare berhenti.
Jangan berikan obat yang dapat mengurangi muntah atau diare. Obat-obatan itu tidak berguna dan berbahaya. Berikan sedikit cairan namun sering. Berikan cairan semulut penuh setiap 15 menit sekali, hal ini baik diberikan untuk anak anda yang sering muntah.
Anak dengan diare ringan dapat dirawat di rumah. Penatalaksanaan yang utama adalah menjaga agar asupan cairannya tercukupi, yaitu dengan memastikan anak tetap minum. Cairan ini dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang lewat muntah ataupun diare. Cairan sangat penting untuk diberikan, bahkan bila diare bertambah buruk. Apa saja yang perlu dilakukan ketika anak mengalami diare ringan.
a. Pemberian makanan bayi
Jika ibu menyusui, ASI terus diberikan dan diberikan lebih sering. Bayi dengan susu formula boleh diberikan cairan rehidrasi oral selama 12 jam pertama, setelah itu dilanjutkan dengan pemberian susu formula lebih sedikit dari jumlah yang biasa diberikan, namun diberikan lebih sering.
b. Cairan Rehidrasi Oral (CRO)/Clear fluid
Anak dengan diare harus terus minum CRO atau clear fluid. CRO yang kita kenal bisanya oralit (dalam bentuk kantung sachet dengan atau tanpa rasa tambahan) atau CRO khusus anak (yang tersedia dalam kemasan botol plastik dengan aneka rasa). Cairan tersebut dapat dibeli di apotek atau toko obat, tapi bila tidak tersedia dapat diberikan CRO lain seperti yang disebutkan di bawah ini. Untuk bayi hingga usia sembilan bulan, pembuatan CRO harus menggunakan air mendidih yang telah didinginkan. Minuman mengandung gula harus diencerkan, karena terlalu banyak gula pada bayi kecil dapat memperberat diare.
Anak awalnya akan menolak bila diberi makan. Hal ini bukan masalah selama CRO tetap diberikan. Anak dapat diberikan makanan apa saja yang mereka suka, dan berikan setiap kali mereka ingin makan, dan jenis makanan tidak dibatasi. Anak tidak boleh berhenti makan lebih dari 24 jam.
(Jurnal Bogor)

Read more...

Obati Penyebab Demam

>> Monday, May 4, 2009

Demam merupakan gangguan kesehatan yang paling banyak diderita anak-anak, di samping diare, batuk, dan pilek. Namun tak banyak orangtua yang memahami benar, bila anaknya terserang demam, padahal demam pada anak bisa juga merupakan salah satu proses tumbuh kembang anak. Untuk meningkatkan pemahaman orangtua terhadap kesehatan anak, Yayasan Orangtua Peduli (YOP) didukung oleh WHO (World Health Organization) Indonesia dan Jurnal Bogor mengadakan PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua), salah satu bahasannya mengenai seluk-beluk demam. Berikut ini bahasan tentang demam yang dipaparkan oleh dr. Yulianto Santoso K.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan demam?
Demam adalah kenaikan temperatur tubuh. Di mana ini suatu gejala, bukan penyakit. Anak anda dikatakan demam bila diukur dengan termometer menunjukkan suhu 37,8 hingga 39 derajat celcius atau demam ringan, dan 39 hingga 40 derajat celcius atau demam sedang. Keduanya bermanfaat bagi tubuh. Jika demam lebih dari 40 derajat celcius disebut demam tinggi, namun tidak berbahaya, hanya menimbulkan ketidaknyamanan. Demam akan dikatakan bahaya bila lebih dari 42 derajat celcius.

Lalu, berapa suhu tubuh yang normal?
Setiap anggota tubuh tersebut memiliki temperatur yang berbeda-beda. Pengukuran suhu tubuh bisa dilakukan di ketiak, mulut, ataupun anus. Suhu normal pada ketiak 34,7 hingga 37,3 derajat celcius. Pada mulut, suhu normalnya 35,5 sampai 37,5 derajat celcius. Sedangkan di anus berkisar antara 36,6 hingga 37,9 derajat celcius.

Apa penyebab terjadinya demam?
Demam disebabkan adanya zat di dalam tubuh yang membuat tubuh meningkatkan set point atau nilai ambang batas suhu tubuh. Zat ini disebut pirogen. Pirogen ini dapat dihasilkan oleh virus, komponen bakteri, kerusakan jaringan, toksin, obat bahkan penyakit otoimun. Karena itu kita harus menentukan penyebab demam. Sebagian besar demam pada anak disebabkan infeksi virus yang self limiting atau sembuh dengan perjalanan waktu.

Kemudian seperti apa respon tubuh dalam proses demam?
Dengan kenaikan set point akibat pirogen, maka tubuh akan berusaha mencapai set point yang baru dengan menghasilkan panas dan menjaga agar panas yang dihasilkan tidak keluar dari tubuh. Proses menghasilkan panas dilakukan dengan menggigil, sehingga otot menghasilkan panas. Kemudian panas dijaga agar tidak keluar dengan mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi), sehingga suplai darah akan berkurang di sekitar tangan dan kaki. Makanya mengapa saat tubuh menggigil untuk menghasilkan panas, tangan dan kaki anak terasa dingin. Hal ini untuk menjaga agar panas yang dihasilkan tidak terbuang ke luar tubuh.

Benarkah demam selalu merugikan?
Pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah. Memang di satu sisi demam mempunyai dampak yang merugikan karena dapat menyebabkan kejang dan dehidrasi. Namun, di sisi lain dengan suhu tubuh yang meningkat, membuat sel darah putih yang berguna sebagai pertahanan tubuh bekerja lebih aktif untuk membunuh kuman yang masuk dalam tubuh. Sehingga dengan demam, kuman tidak berkembang lebih cepat.

Lantas apa tindakan yang tepat saat anak demam dengan kaki dingin disertai kejang? Apakah langsung diobati?
Saya harap dengan adanya pembahasan ini, tidak ada alasan orangtua untuk takut saat anak demam, tangan-kaki anak terasa dingin, atau saat anak kejang saat demam. Sebab, semua itu ada penjelasan secara ilmiah. Jangan obati demam, tetapi cari tahu penyebabnya. Dengan pengetahuan yang tepat serta memadai mengenai demam dan masalah kesehatan lainnya tentunya akan memberikan manfaat terbesar dalam tumbuh kembang anak. Kekhawatiran berlebihan tentang demam akan membawa anak terpapar pada pengobatan yang tidak perlu.

(Jurnal Bogor, Senin 4 Mei 2009)

Read more...

Tatalaksana IMD

>> Thursday, September 4, 2008

Jika ada yang ingin melaksanakan inisiasi menyusu dini, berikut ini tatalaksana IMD:
  • Inisiasi dini sangat membutuhkan kesabaran dari sang ibu, dan rasa percaya diri yang tinggi, dan membutuhkan ukungan yang kuat dari sang suami dankeluarga, jadi akan membantu ibu apabila saat inisiasi menyusu dini suami atau keluarga mendampinginya.
  • Anjurkan tindakan tanpa obat dalam membantu kegiatan persalinan (termasuk untuk episiotomi yang tidak diperlukan). Obat-obatan kimiawi, seperti Mis: pijat, aroma therapi, bergerak, hypnobirthing dan lain sebagainya coba untuk dihindari.
  • Izinkan posisi melahirkan yang sesuai dengan pilihan ibu.
  • Segera setelah bayi menangis, keringkangkan bayi secepatnya dengan tetap mempertahankan vernix (lapisan putih) terutama bagian tangan. Apabila bayi sudah bisa menangis sendiri tidak perlu dilakukan suction pada mulut dan hidung.
  • Letakkan bayi telanjang dengan posisi tengkurap dan menghadap ibu di atas dada atau perut telanjang ibu sehingga terjadi kontak kulit. Selimuti keduanya bila perlu dan bila dianggap perlu beri bayi topi.
  • Biarkan bayi mencari sendiri payudara ibu dan jangan paksakan bayi pada puting. Ibu dapat merangsang bayi dengan sentuhan lembut.
  • Dukung dan bantu ibu untuk mengenali tanda-tanda bayi sebelum menyusu (pre-feeding) yang dapat berlangsung beberapa menit atau satu jam bahkan lebih, diantaranya:
  1. Istirahat sebentar dalam keadaan siaga, menyesuaikan dengan lingkungan.
  2. Memasukan tangan ke mulut, gerakan mengisap, atau mengelurkan suara.
  3. Bergerak ke arah payudara.
  4. Daerah areola biasanya yang menjadi sasaran.
  5. Menyentuh puting susu dengan tangannya.
  6. Menemukan puting susu, reflek mencari puting (rooting) melekat dengan mulut terbuka lebar.
  • Bayi berada dalam keadaan allert rata-rata selama 2 jam setelah kelahiran. Apabila setelah 1 jam bayi tidak berhasil menemukan puting ibu dapat dibantu dengan diarahkan.
  • Biarkan bayi dalam posisi skin to skin contact sampai proses menyusu pertama selesai. Pertahankan kontak kulit antara ibu dan bayi hingga minum pertamanya dilakukan dan selama bayi menginginkannya lagi.
  • Bantu ibu yang melahirkan secara sectio untuk mendapatkan kontak kulit dengan bayinya setelah lahir.
  • Bayi baru DIPISAHKAN dari ibu untuk ditimbang, diukur, dicap; SETELAH MENYUSU AWAL. Tunda prosedur yang invasive seperti suntikan vit K dan menetes mata bayi.
  • Bayi jangan diberi cairan pre-laktal, kecuali ada indikasi medis.
  • Dengan rawat gabung, ibu akan mudah merespon bayi. Andaikan bayi dipisahkan dari ibunya yang terjadi kemudian ibu tidak bisa merespon bayinya dengan cepat, sehingga mempunyai potensi untuk diberikan susu formula, jadi akan lebih membantu apabila bayi tetapi bersama ibunya selama 24 jam.

  • Sumber : Sentra Laktasi Indonesia

Read more...

Pentingnya IMD

Proses menyusui memang proses alami bagi setiap wanita yang melahirkan, tetapi tak jarang proses ini menjadi begitu membingungkan dan penuh perjuangan bagi ibu yang menyusui dan bayinya. Saya sendiri pernah mengalami ketika bayi saya menangis kelaparan tetapi ketika disusui ia seperti kesulitan untuk menghisap. Akhirnya bayi saya baru bisa menyusui dengan tenang ketika ia menemukan posisi tepat baginya. Sebenarnya kesulitan dalam proses menyusui ini dapat diminimalisasi dengan melakukan IMD.

Mungkin sudah banyak yang tahu apa itu IMD? Ya IMD atau Inisisasi Menyusu Dini yaitu pengenalan awal bayi pada proses menyusu yang dilakukan sesegera mungkin dalam jam pertama kelahirannya. Ketika bayi baru dilahirkan langsung diletakkan di dada ibunya untuk mencari sendiri puting susu ibunya atau menyusu sendiri. Bayi yang baru dilahirkan memiliki refleks dasar yang berkaitan dengan pencarian makanan dan refleks menghisap untuk mencari puting susu. Semua mamalia memiliki refleks (insting) ini, namun proses melahirkan yang umum terjadi di Indonesia mengganggu kemampuan tersebut . Di Indonesia sebenarnya juga sudah dilakukan Inisiasi Dini tetapi caranya yang belum benar karena bayi langsung dibersihkan setelah dilahirkan dan bayi tidak mencari sendiri tetapi disodorkan puting ibunya - seperti yang terjadi pada saya karena kurangnya info:(.

Sebenarnya untuk apa sih melakukan inisiasi menyusu dini, toh tanpa IMD bayi tetap bisa disusui. Artis Sophie Navita membandingkan anak pertama yang tidak melakukan IMD dengan anaknya yang kedua yang melakukan IMD, yang kedua lebih pintar dalam menyusu. Seorang ibu di Jakarta juga membandingkan anak pertama tanpa IMD dengan anak kedua dengan IMD, anak kedua lebih mudah menyusui meskipun - maaf- puting ibu datar.

Banyak manfaat yang bisa diberikan dari pemberian ASI sedini mungkin, diantaranya:
  • memberikan kekebalan pertama kepada bayi karena bayi langsung mendapat kolostrum dari ASI dan bakteri yang baik dari kulit ibu.
  • menurunkan hormon stres pada bayi sehingga bayi menjadi lebih tenang, tidak stres, pernapasan dan detak jantungnya lebih stabil.
  • merangsang keluarnya oksitosin karena sentuhan, emutan, dan jilatan bayi pada puting ibu yang menyebabkan rahim berkontraksi sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan pada ibu.
  • mempererat ikatan batin antara ibu-anak karena skin to skin contact mampu menghadirkan efek psikologis yang dalam di antara ibu dan anak.
  • melatih motorik bayi.
  • membuat ibu menjadi tenang, rileks, mencintai bayi, mengurangi rasa sakit dan merangsang pengaliran ASI.
  • mencegah kematian bayi baru lahir.
  • memantapkan kegiatan menyusu.
  • mepererat ikatan ibu-anak-ayah. Bagi Muslim, pada saat proses IMD sang ayah dapat mengazankan anaknya sambil memeluk ibu dan anak.

Pada proses IMD, bayi yang baru dilahirkan dalam keadaan sehat dan menangis dipotong tali pusarnya lalu dilap badannya dengan kain hangat dengan tidak menghilangkan lapisan lemak (vernix), bagian tangan jangan dilap karena bagian tangan yang basah dengan cairan ketuban memiliki bau yang sama dengan puting susu ibu. Bayi diletakkan tengkurap di atas perut ibu dan membiarkannya mencari puting susu. Antara ibu dan bayi tidak ada sekat seperti kain sehingga skin to skin contact tercipta. Jika khawatir bayi kedinginan berikan topi dan punggungnya ditutup selimut karena sebenarnya dada ibu diciptakan begitu hebat bisa menyesuaikan dengan kondisi bayi, jika bayi kedinginan dada ibu akan naik suhunya 2 derajat, jika kepanasan turun 2 derajat.

Dalam proses IMD bayi tidak langsung menemukan puting ibu sehingga diperlukan kesabaran menunggu sampai bayi bisa mendapatkan sendiri. IMD dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan karena pada 30 menit setelah dilahirkan hormon adrenalin yang memicunya untuk bergerak mencari puting susu meningkat. Hormon adrenalin ini dapat meningkat lagi setelah 10 jam, jadi bisa dibayangkan bila telat dalam proses awal menyusu ini bisa membuat bayi frustasi ketika menyusui.

Reaksi bayi atas inisiasi dini berlainan. Ada yang tidak lama sudah bisa mulai menghisap puting ibunya. Tapi ada juga yang sudah dipaksa-paksa tetap tidak mau. Ada bayi yang akhirnya tidak bisa atau bahkan tidak mau mengonsumsi ASI. Tetapi berhasil tidaknya IMD, Inisiasi Dini tetap perlu diperkenalkan pada bayi agar bayi tidak mengalami stres karena dipisahkan dari ibunya.

IMD juga dapat dilakukan untuk yang melahirkan secara sectio (caesar). Artis Tiara Lestari melahirkan secara sectio dan dapat memelakukan IMD karena ia meminta bagian perut ke atas tidak dibius (ini hak bagi ibu yang mau melahirkan loh!). Bayinya baru bisa menemukan puting pada menit ke-50.Bayi yang dilahirkan secara sectio diletakkan melintang di dada ibunya, tidak di perut seperti pada kelahiran spontan. Si bayi akan memilih sendiri puting yang akan dihisapnya.

So, untuk yang sebentar lagi melahirkan jangan ragu untuk mencari informasi rumah sakit, dokter, bidan yang mendukung pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini.

The first hour early initiation and exclusive breastfeeding for six months can save more than one milllion babies.

Read more...

Tanda-Tanda si Kecil Mencintai Anda

>> Saturday, July 12, 2008


Ingin tahu tanda-tanda si kecil mencintai Anda? Meski si kecil belum bisa mengucapkan : " Aku Sayang Ibu" tapi ia bisa menunjukkannya. Berikut tanda-tanda si kecil mencintai Anda dari majalah Parents Indonesia.

  • Bayi Anda menatap lekat wajah Anda. Jarak Pandang bayi baru lahir hanya sekitar 25 cm, tetapi ini adalah jarak yang cukup baginya untuk mengamati wajah Anda saat Anda menyusi. Sebenarnya dia sedang berusaha keras untuk menghafal wajah anda. Dia belum bisa memahami berbagai hal di dunia, tapi dia tahu bahwa Anda adalah sosok penting baginya. Karena itu mengapa menyusui bisa mempererat ikatan batin antara Ibu dengan bayi.
  • Bayi bisa memikirkan Anda ketika Anda tidak berada disisinya. Pada usia 8-12 bulan bayi akan mengernyitkan muka dan berusaha mencari sosok Anda ketika Anda meninggalkan ruangan. Dan dia akan tersenyum saat melihat Anda datang
  • Batita Anda mendadak tantrum. Batita yang sedang tantrum memang menjengkelkan, tapi itulah caranya mencari perhatian Anda. Dia melakukannya karena ingin Anda tahu ada hal-hal yang membuatnya kecewa.
  • Batita Anda langsung berlari menuju Anda saat dia terjatuh atau merasa sedih. Anak berusia di bawah 3 tahun belum paham betul arti kata sayang. Mereka menunjukkannya dengan tindakan.
  • Balita Anda memberi hadiah. Balita Anda memberi setangkai bunga yang dia petik dari kebun, gambar hati dari cat air, batu berbentuk unik yang ditemukannya di pinggir jalan atau hadiah sederhana lainnya yang sarat makna.

Read more...

The Miracle of ASI

>> Sunday, March 2, 2008

Belum lama negara kita dihebohkan dengan harga susu yang mahal tahun 2007 kemarin, awal tahun 2008 masyarakat kita kembali dikejutkan dengan pemberitaan susu formula yang tercemar bakteri sakazaki, tidak sedikit para orangtua yang memiliki bayi merasa was-was dalam memberikan susu formula . Tapi ada juga sebagian orangtua yang tenang-tenang saja menyikapi berita ini karena memberikan anaknya ASI. Ya.. ASI memang makanan terbaik bagi bayi yang diberikan cuma-cuma oleh Tuhan kepada bunda si bayi. Bahkan, American Academy of Pediatric merekomendasikan ASI sebagai sumber makanan tunggal untuk bayi sampai 6 bulan pertama kehidupannya.

Kurangnya sosialisasi tentang pentingnya ASI serta gencarnya iklan-iklan produk susu formula mulai menggeser ASI sebagai makanan pokok bagi bayi 0-6 bulan. Padahal banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan memberikan ASI.
  • Bayi-bayi yang mengkonsumsi ASI biasanya tidak sering sakit dan terserang alergi.
  • Bayi-bayi ASI bahkan bisa menjadi lebih cerdas karena di dalam ASI terkandung zat pertumbuhan otak seperti DHA, AA, Taurin,Lactosa yang dipromosikan produsen susu formula ada dalam produknya.
  • Menyusui bayi juga dapat menghindarkan sang ibu dari penyakit, seperti kanker payudara dan kanker ovarium!
  • Menyusui bayi adalah cara termudah dan tercepat dalam pemberian makanan kepada bayi, tidak perlu mencuci botol dan dot serta lebih steril!
  • Yang lebih menyenangkan lagi, menyusui dapat menurunkan berat badan sang ibu tanpa perlu berdiet ketat.
Proses pemberian ASI tidak kalah pentingnya karena dengan disusui bayi lebih sering didekap, dibelai sehingga bayi akan merasa aman dan terlindungi dia juga akan merasa bahwa orang-orang sangat mencintainya. Kesimpulannya memberikan ASI adalah pengalaman yang menguntungkan bagi ibu dan si kecil.

ASI adalah cairan ajaib yang kandungannya tidak pernah sama setiap saat dan setiap ibu. ASI adalah cairan hidup sehingga kandungannya menyesuaikan dengan kebutuhan sang bayi. ASI bagi bayi yang lahir prematur akan berbeda kandungannya dengan bayi yang lahir normal dan hal itu terjadi dengan sendirinya tanpa perlu kita mengaturnya. Amazing kan!

Lalu kalau ada yang beralasan tidak bisa memberikan ASI karena ASI keluar sedikit bagaimana? Pengalaman saya dahulu ketika pertama kali menyusui ASI yang keluar hanya beberapa tetes, sampai-sampai bayi saya menangis semalaman karena kurang kenyang. Tawaran bidan di RS untuk memberikan susu formula tidak saya gubris karena saya bertekad untuk memberikan yang TERBAIK untuk buah hati saya. Suami pun mendukung keinginan saya dengan menemani saya memberikan susu kepada si kecil. Semalaman setiap 15 menit saya susui bayi dan hasilnya memang benar kalau produksi ASI akan menyesuaikan dengan apa yang dikeluarkan. Kuncinya semakin sering dan semakin lama menyusui maka semakin banyak ASI yang dimiliki.

Menyusui ASI bagi Ibu pekerja juga tidak masalah karena ibu dapat menabung ASI. ASI dapat bertahan selama 8 jam dalam suhu ruang, 24 jam dalam refrigerator dan dalam freezer kira kira 3 bulan. Untuk memberikan ASI kepada bayi ASI yang disimpan di dalam kulkas cukup dihangatkan dengan air hangat sedangkan ASI beku harus dicairkan dahulu ke dalam kulkas baru kemudian dihangatkan. Intinya, akan banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bisa memberikan ASI kepada buah hati jika kita yakin dan percaya mampu memberikan ASI.

Menyusui adalah proses alamiah namun memerlukan sedikit waktu agar ibu dan bayi dapat memahami apa yang nyaman dan baik bagi keduanya. Peran ayah juga sangat penting loh dalam kelancaran proses menyusui. Hanya dengan memberikan sang bayi kepada ibu atau mengelus punggung ibu saja sudah dapat memperlancar ASI yang keluar karena hormon oksitosin yang melancarkan keluarnya ASI bisa bekerja bila perasaan sang ibu bahagia. Jadi untuk para Ayah jangan segan-segan yah untuk membantu istri ketika menyusui sikecil...

Betapa menyenangkan yah proses menyusui ASI itu jangan sampai moment itu berlalu begitu saja karena kurangnya informasi dan gencarnya iklan susu formula memaksa ibu-ibu untuk menyerah dan tidak percaya diri, bahwa pemberian Tuhan tidak akan pernah terkalahkan oleh ciptaan manusia. Ayo para Ayah dukung istrinya untuk memberikan yang TERBAIK untuk sang buah hati.

Read more...