Obati Penyebab Demam

>> Monday, May 4, 2009

Demam merupakan gangguan kesehatan yang paling banyak diderita anak-anak, di samping diare, batuk, dan pilek. Namun tak banyak orangtua yang memahami benar, bila anaknya terserang demam, padahal demam pada anak bisa juga merupakan salah satu proses tumbuh kembang anak. Untuk meningkatkan pemahaman orangtua terhadap kesehatan anak, Yayasan Orangtua Peduli (YOP) didukung oleh WHO (World Health Organization) Indonesia dan Jurnal Bogor mengadakan PESAT (Program Edukasi Kesehatan Anak Untuk Orang Tua), salah satu bahasannya mengenai seluk-beluk demam. Berikut ini bahasan tentang demam yang dipaparkan oleh dr. Yulianto Santoso K.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan demam?
Demam adalah kenaikan temperatur tubuh. Di mana ini suatu gejala, bukan penyakit. Anak anda dikatakan demam bila diukur dengan termometer menunjukkan suhu 37,8 hingga 39 derajat celcius atau demam ringan, dan 39 hingga 40 derajat celcius atau demam sedang. Keduanya bermanfaat bagi tubuh. Jika demam lebih dari 40 derajat celcius disebut demam tinggi, namun tidak berbahaya, hanya menimbulkan ketidaknyamanan. Demam akan dikatakan bahaya bila lebih dari 42 derajat celcius.

Lalu, berapa suhu tubuh yang normal?
Setiap anggota tubuh tersebut memiliki temperatur yang berbeda-beda. Pengukuran suhu tubuh bisa dilakukan di ketiak, mulut, ataupun anus. Suhu normal pada ketiak 34,7 hingga 37,3 derajat celcius. Pada mulut, suhu normalnya 35,5 sampai 37,5 derajat celcius. Sedangkan di anus berkisar antara 36,6 hingga 37,9 derajat celcius.

Apa penyebab terjadinya demam?
Demam disebabkan adanya zat di dalam tubuh yang membuat tubuh meningkatkan set point atau nilai ambang batas suhu tubuh. Zat ini disebut pirogen. Pirogen ini dapat dihasilkan oleh virus, komponen bakteri, kerusakan jaringan, toksin, obat bahkan penyakit otoimun. Karena itu kita harus menentukan penyebab demam. Sebagian besar demam pada anak disebabkan infeksi virus yang self limiting atau sembuh dengan perjalanan waktu.

Kemudian seperti apa respon tubuh dalam proses demam?
Dengan kenaikan set point akibat pirogen, maka tubuh akan berusaha mencapai set point yang baru dengan menghasilkan panas dan menjaga agar panas yang dihasilkan tidak keluar dari tubuh. Proses menghasilkan panas dilakukan dengan menggigil, sehingga otot menghasilkan panas. Kemudian panas dijaga agar tidak keluar dengan mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi), sehingga suplai darah akan berkurang di sekitar tangan dan kaki. Makanya mengapa saat tubuh menggigil untuk menghasilkan panas, tangan dan kaki anak terasa dingin. Hal ini untuk menjaga agar panas yang dihasilkan tidak terbuang ke luar tubuh.

Benarkah demam selalu merugikan?
Pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah. Memang di satu sisi demam mempunyai dampak yang merugikan karena dapat menyebabkan kejang dan dehidrasi. Namun, di sisi lain dengan suhu tubuh yang meningkat, membuat sel darah putih yang berguna sebagai pertahanan tubuh bekerja lebih aktif untuk membunuh kuman yang masuk dalam tubuh. Sehingga dengan demam, kuman tidak berkembang lebih cepat.

Lantas apa tindakan yang tepat saat anak demam dengan kaki dingin disertai kejang? Apakah langsung diobati?
Saya harap dengan adanya pembahasan ini, tidak ada alasan orangtua untuk takut saat anak demam, tangan-kaki anak terasa dingin, atau saat anak kejang saat demam. Sebab, semua itu ada penjelasan secara ilmiah. Jangan obati demam, tetapi cari tahu penyebabnya. Dengan pengetahuan yang tepat serta memadai mengenai demam dan masalah kesehatan lainnya tentunya akan memberikan manfaat terbesar dalam tumbuh kembang anak. Kekhawatiran berlebihan tentang demam akan membawa anak terpapar pada pengobatan yang tidak perlu.

Untuk mengetahui topik demam lebih lanjut, dr. Purnamawati, SpAk, MMPed sebagai pembicara seminar akan mengulasnya pada PESAT 2 Bogor Sesi I, tanggal 16 Mei 2009. Pada acara ini akan dijelaskan mengenai informasi kesehatan seputar kesehatan anak dengan pesan yang jelas dan dapat dimengerti menuju pengobatan rasional. Karena anak-anak kita berhak atas standar pengobatan yang terbaik.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa mengikuti seminar setengah hari pada 16 dan 17 Mei 2009 di Ruang Rapat I Balaikota Bogor yang kemudian dilanjutkan pada 6 dan 7 Juni 2009 di Aula Dinas Kesehatan Kota Bogor. Bagi yang berminat bisa menghubungi Jovanca (08170448107), Sari (08129932441) atau Dina (0251 7123011).
(Jurnal Bogor, Senin 4 Mei 2009)

Read more...

Seminar kesehatan anak di BOGOR

>> Monday, April 6, 2009

Hamil...kok banyak MITOS, mana yang BENAR?
Sering PANIK kalau anak SAKIT?
Pusing karena BIAYA ke dokter SELANGIT?
Ingin anak SEHAT dan CERDAS?
Yuuk Belajar jadi SMART PARENTS

Menjadi orangtua adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta, sekaligus merupakan tantangan terbesar dalam hidup. Terlebih bila buah hati tercinta sakit! Pengetahuan yang komprehensif tentang kesehatan anak merupakan salah satu bekal bagi orangtua untuk mampu berpikir dan bertindak secara rasional.

Untuk itu, Yayasan Orangtua Peduli kembali mengadakan Program Edukasi Kesehatan Anak untuk Orangtua (PESAT) di Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan dibawah bimbingan dr.Purnamawati, SpAk, MMPed dan didukung oleh WHO (World Health Organization) Indonesia.

Adapun rincian acaranya, sebagai berikut :

Sesi I - 16 Mei 2009

Topik 1: Kehamilan dan Tatalaksana Bayi Baru Lahir
Kualitas tumbuh kembang anak sudah ditentukan sejak masa kehamilan. Apa yang seharusnya dilakukan selama Ibu hamil dalam rangka mengoptimalkan tumbuh kembang tersebut? Tes apa saja yang dilakukan pada bayi baru lahir? Temukan jawabannya disini.

Topik 2: Demam, Demam Berdarah dan Kejang Demam
Kapan saat yang tepat untuk memberikan obat penurun demam? Berbahayakah kejang demam? Perlukah setiap anak demam diberi obat anti kejang? Bagaimana mengetahui gejala demam berdarah sejak dini? Ikuti semua penjelasannya dan tatalaksana penanganan secara rasional pada sesi ini

Topik 3: Pertumbuhan Anak
Apakah anak gemuk itu pasti sehat? Apakah anak yang cenderung kurus itu pasti kurang gizi? Bagaimana cara membaca growth chart yang benar? Apakah Body Mass Index? Dan apa fungsinya? Mari menilai pertumbuhan anak dengan bijak.

Sesi II - 17 Mei 2009

Topik 1: ASI dan Menyusui
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Mengapa ASI eksklusif selama 6 bulan itu penting? Apa saja kiat sukses ASI eksklusif? Mungkinkah ASI eksklusif bagi ibu bekerja? Apa saja masalah seputar ASI dan menyusui? Temukan jawabannya di sesi ini.

Topik 2: Kegawatdaruratan Pada Anak
Apa yang harus kita lakukan bila anak tersiram air panas? Anak jatuh? Temukan cara penanganannya yang tepat di sesi ini.

Topik 3: Batuk, Pilek dan Asma

Batuk, pilek (Common colds) adalah beberapa penyakit yang sering diderita anak-anak. Kebanyakan penyakit anak disebabkan oleh infeksi virus. Sudah tahukah kita tata laksana yang tepat?

Sesi III – 6 Juni 2009

Topik 1: MPASI (Makanan Pendamping ASI)
Bagaimana cara terbaik memperkenalkan makanan padat? Bingung ketika anak melancarkan gerakan tutup mulut? Pusing karena anak sulit minum susu? Seperti apa konsep pemberian makan yang baik pada anak?

Topik 2: Diare, Muntah, dan Sakit Perut Berulang
Diare, muntah dan sakit perut berulang adalah beberapa penyakit yang sering diderita anak-anak. Kebanyakan penyakit anak tersebut disebabkan oleh infeksi virus. Sudah tahukah kita tata laksana yang tepat? Does my child really need drugs?

Topik 3: Imunisasi dan Penyakit yang Dicegahnya
Bagaimana kerja vaksin dalam melindungi tubuh? Apakah imunisasi memilii efek samping? Apa yang dimaksud catch-up immunization? Penyakit apa saja yang bisa dicegah dengan imunisasi?

Sesi IV – 7 Juni 2009

Topik 1: Perkembangan Anak
Bagaimana menilai perkembangan anak dengan bijak dan objektif? Bagaimana memberi stimulasi dini yang tepat pada anak? Bagaimana menangani perilaku tantrum anak?

Topik 2: TBC pada Anak

Flek paru-paru = TBC, benarkah? Tahukah kita bahwa menegakkan diagnosa TBC pada anak itu sulit? Overdiagnosed of TB berkonsekuensi anak harus rutin minum obat anti TBC yang akan berefek pada fungsi kerja hatinya. Temukan penjelasan yang sebenarnya tentang TBC pada sesi ini.

Topik 3: Penggunaan Obat dan Antibiotik yang Rasional (Rational Use of Medicine)
Kenapa harus menggunakan obat secara rasional? Bukankah dokter telah meresepkan yang terbaik untuk pasiennya? Apakah setiap gejala penyakit harus diobati (a pill for an ill)? Perlukah kita mengetahui efek samping obat? Apa beda obat paten dan obat generik? Kapan saat yang tepat untuk mengonsumsi antibiotik dan tatalaksana pemakaiannya?

WAKTU & TEMPAT :
09.00 - 14.00 WIB di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Jl. Juanda no. 10, Bogor.

PENDAFTARAN CALON PESERTA

Via Email

Calon peserta dapat mengirimkan email ke pesatbgr@gmail.com dengan menyertakan biodata diri dengan format sebagai berikut :

DATA PESERTA

Nama : ………………………………………………….

Suami / Istri (untuk Peserta Pasutri) : ………………….

Nama Anak / Tanggal Lahir :

(1) ………………………………..

(2) ………………………………..

Alamat Rumah : …………………………………………

Telepon Rumah : ………………………………………..

Handphone : …………………………………………….
Alamat email yang aktif digunakan : ...............................................

BIAYA

EARLY BIRD (Berlaku sampai tanggal 15 April 2009)
Peserta PAKET (4 sesi):
Rp. 185.000,- per orang atau Rp. 345.000,- untuk pasangan suami istri
Peserta LEPASAN (per sesi):
Rp. 55.000,-per orang atau Rp 100.000 per pasangan

Biaya Normal :
Peserta PAKET (4 sesi):
Rp. 225.000,- per orang atau Rp. 405.000,- untuk pasangan suami istri
Peserta LEPASAN (per sesi):
Rp. 70.000,-per orang atau Rp 125.000 per pasangan

Biaya tersebut akan digunakan sebagai pengganti penggandaan makalah, seminar kit, snack dan makan siang peserta.

MEKANISME PEMBAYARAN BIAYA PESAT BOGOR
Transfer ke No Rekening
Via Bank BCA
BCA Cabang Siliwangi
A/N : Diana Safitri
A/C # 427 121 5899

Via Bank Mandiri
Mandiri Cabang Mid Plaza Jakarta
A/N : Jovanca Nasution
A/C # 122 000 408 4011

Setelah melakukan transfer, calon peserta dimohon untuk konfirmasi ke pesatbgr@gmail.com atau SMS ke 0812 928 4098 (Diana)

Pertanyaan mengenai teknis serta informasi lebih lanjut silakan hubungi :
Chaci: 0888 112 7818 (sms only)
Yayat: 0812 130 76790 (sms only)
Dina: 0251 7123011 (sms only)
pesatbgr@gmail.com

Pendaftaran melalui milis tidak dilayani.

Tempat terbatas.
Salam hangat,

Panitia PESAT 2 BOGOR

Read more...

Bahan Alami untuk Perawatan Kecantikan

>> Wednesday, November 26, 2008

Sejak zaman dahulu nenek moyang kita pintar meracik bahan-bahan alami untuk perawatan kecantikan. Tak jarang resep-resep kecantikan tersebut turun temurun diberikan kepada anak cucu. Selain lebih fresh, bahan-bahan tersebut tidak terlalu banyak efek sampingnya. Perawatan kecantikan ini pun tak harus dilakukan di salon karena bahan-bahannya bisa didapat di dapur. Anda bisa melakukan perawatan alami ini kapanpun Anda mau.

Yogurt
Si susu asam yang satu ini selain baik bagi penderita laktose intolerance karena lebih mudah dicerna, juga bermanfaat sebagai pembersih wajah untuk semua jenis kulit. Racikan yogurt sebagai pembersih kulit kering yaitu dengan mencampurkan 1/2 cangkir yogurt tawar dengan 1/2 sdt minyak zaitun dan 1 sdm air perasan jeruk nipis diaduk rata. Bersihkan wajah dengan pembersih yogurt dengan menoleskan dan memijatnya lembut pada wajah.
Yogurt mengandung protein, vitamin, dan kalsium yang berguna memberi nutrisi pada kulit. Kandungan asam laktat-nya dapat menyingkirkan sel sel kulit mati, sehingga menjadikan kulit halus. Siapkan 1 sdm yogurt tawar yang dihangatkan dengan meletakkannya tangan, kemudian dipijatkan pada wajah dengan lembut. Bersihkan dengan air hangat, lalu bilas dengan air dingin.

Ketimun
Ketimun dapat digunakan sebagai penyegar, pembersih sekaligus pelembab untuk kulit sensitif. Racikan ketimun sebagai penyegar yaitu dengan mencampurkan 2 sdm air perasan timun dengan satu sdm air mawar secara merata. Campuran tersebut dioleskan pada kulit wajah dengan menepuk-nepuk wajah hingga kering. Ketimun juga dapat dihancurkan tidak perlu sampai halus kemkudian dioleskan ke kulit wajah.

Lidah Buaya (Aloe Vera)
Selain dikenal sebagai bahan untuk perawatan rambut juga dapat dijadikan sebagai bahan penyegar untuk kulit berminyak. Kandungan ligninnya yang dapat meresap ke dalam kulit dan menahan cairan yang hilang dari permukaan kulit membuat kulit terjaga kelembabannya. Caranya dengan mencampur daging lidah buaya yang sudah dicuci bersih dengan susu cair dicampur menjadi satu dan dilumatkan, kemudian digosokkan dengan lembut pada wajah.


Teh Hijau
Teh hijau selain dapat langsung diminum juga dapat digunakan sebagai penyegar untuk kulit kering. Kandungan antioksidan dan vitamin C-nya dapat menetralkan pengaruh buruk polusi terhadap kulit , menghentikan dan mengatasi penuaan dini. Cara pemakaian teh hijau sebagai penyegar yaitu dengan mendinginkan terlebih dahulu teh hijau yang telah diseduh ke dalam kulkas, baru kemudian digunakan sebagai peyegar seperti umumnya.

Jeruk Nipis
Buah yang satu ini punya banyak khasiat, sebagai pembersih kulit berminyak, untuk scrubbing, mengatasi rambut yang berketombe sampai pembersih kuku. Jeruk nipis sebagai pembersih berguna untuk mengikiskan sel-sel kulit mati penyebab jerawat, mengecilkan pori-pori, mengurangi kilap di kulit wajah berminyak dan membunuh bakteri. Jeruk nipis yang sudah dibelah dua digosokkan pada kulit wajah dengan lembut sambil dipijat lalu dibersihkan dengan air hangat, kemudian air dingin.
Jeruk nipis dapat mengilatkan kuku dan mengusir ketegangan pada jari-jari kuku, yaitu dengan memasukkan kuku jari tangan ke dalam serat-serat jeruk yang telah dibelah dua, kemudian jari-jari diputar-putar sambil ditekan hingga airnya keluar kira-kira selama 5 menit. Setelah itu cuci kuku jari tangan dan keringkan. Anda bisa memberikan pelembab agar kuku lebih sehat.
Rambut yang berketombe dan berminyak dapat dibersihkan dengan air jeruk nipis yang oleskan ke kulit rambut dan dipijat lembut. Biarkan rambut hingga kering kira-kira 20-30 menit kemudian dibilas dengan air atau keramas.

Alpukat
Selain enak untuk dibuat jus, alpukat juga baik untuk perawatan kecantikan. Alpukat kaya akan vitamin C, E, zat besi, kalium, mangan, dan asam folat menjadikannya baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Alpukat bermanfaat untuk mengencangkan kulit yang mengendur, pelembab bagi kulit kering dan memulihkan sel-sel yang sudah menua. Pemakaian alpukat sebagai bahan kecantikan yaitu dengan melumatkannya, kemudian dioleskan pada kulit sambil dipijat lembut. Alpukat sebagai lulur dapat merangsang pembentukan jaringan kolagen sehingga kulit menjadi halus.

Stroberi
Si buah berwarna merah ini kaya akan kandungan asam salisilat yang membantu mengenyahkan sel-sel kulit mati dan membantu penyembuhan kulit. Kandungan vitamin C-nya dapat membunuh bakteri penyebab iritasi pada kulit, seperti jerawat. Aplikasi stroberi sebagai scrubbing yaitu dengan menghaluskan 5-6 buah stroberi, kemudian dipijatkan pada kulit yang sudah dibersihkan. Bersihkan dengan air hangat dan keringkan.

Pisang
Buah yang relatif murah dan kaya vitamin dan mineral ini baik sebagai perawatan kulit. Pisang kaya kandungan potasium dan vitamin A untuk menghaluskan kulit dan sebagai antioksidan. Cara pemakaian sebagai masker yaitu dengan dilumatkan setengah buah pisang, lalu dioleskan pada wajah dan dibiarkan selama 15 menit baru dibilas dengan air dan ditepuk-tepuk kulit wajah sampai kering.

Tomat
Tomat dapat bermanfaat memerangi komedo dan mengurangi kandungan minyak berlebih pada kulit. Air perasan tomat dapat melembabkan, membersihkan dan mengangkat sel-sel kulit mati. Campuran tomat dengan bengkuang dan air mawar yang sudah dihaluskan dapat menghaluskan dan melicinkan kulit wajah.

Pepaya
Kandungan enzim papain dan antioksidan vitamin C dalam pepaya bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan kulit akibat radikal bebas penyebab penuaan dini. Pepaya dapat mengangkat sel kulit mati dan mernagsang pertumbuhan sel baru. Setiap seminggu sekali lakukan perawatan dengan pepaya yang sudah dilumatkan sebanyak 2 sdm. Lumatan tersebut dioleskan pada kulit dan pijat dengan lembut, kemudian dibiarkan selama 20 menit. Baru dibilas dengan air hangat.

Madu
Madu adalah pembersih untuk kulit berminyak dan bermasalah karena kandungan antiseptik dan antibakterinya. Madu juga dapat melenyapkan flek-flek pada kulit wajah, caranya dengan menghangatkan madu agar menjadi encer lalu dioleskan pada wajah ketika masih hangat. Pijatkan dengan lembut dan tekan dengan jari-jari kemudian lepaskan agar madu dapat masuk ke pori-pori kulit. Bilas dengan air hangat dan keringkan.

Telur
Telur mengandung lechitin dan emolient alami yang menghaluskan kulit dan mengurangi keriput. Putih telur kaya akan astringent yang berfungsi untuk mengempiskan bengkak mata, mengecilkan pori-pori. Sebanyak setengah sendok teh putih telur dioleskan pada kulit sekitar mata, namun jangan sampai terkena mata. Biarkan hingga kering (15 menit) kemudian dibilas dengan air hangat.


Wortel
Sayuran berwarna jingga ini baik digunakan sebagai masker wajah karena memiliki khasiat untuk melembabkan kulit wajah dan meremajakan kulit. Racikan maskernya yaitu dengan mencampurkan wortel dan bengkuang yang sudah dihaluskan dibubuhi air mawar, kemudian dioleskan pada kulit wajah dan didiamkan hingga kering. Bilas dengan air hangat.

Read more...

Memilih Metode Kontrasepsi

>> Friday, November 21, 2008

Jika Anda -para ibu- baru melahirkan dan ditanya kapan akan memberi adik untuk sang bayi, mungkin jawaban Anda -saya- tidak terlintas dalam pikiran Anda untuk sesegera memberi adik untuk si bayi. Padahal wanita dapat kembali subur setelah 2-3 minggu setelah melahirkan. Sebenarnya kalau bagi saya sendiri memberi jarak kelahiran ketika memiliki anak agar lebih fokus dalam memberi perhatian pada setiap anak. Walaupun belum tentu jarak kelahiran panjang lebih baik dalam memberi perhatian kepada anak, begitu juga sebaliknya.

Merencanakan keluarga menggunakan alat kontrasepsi mungkin menjadi alternatif dalam pengaturan jarak kehamilan. Sempat ada keraguan juga dalam memilih alat kontrasepsi. Apalagi pernah mendengar kontroversi mengenai hukum penggunaan alat KB bagi kalangan muslim. Akhirnya, beberapa waktu yang lalu browsing mengenai hukum keluarga berencana (KB) dari beberapa artikel.

Dari beberapa artikel itu dijelaskan jika KB dimaksudkan sebagai cara untuk pengaturan kelahiran, yang dijalankan oleh individu untuk mencegah kelahiran -bukan dijalankan karena program mengurangi jumlah populasi penduduk- dengan berbagai cara dan sarana, hukumnya mubah. Kebolehan pengaturan kelahiran juga terbatas pada pencegahan kehamilan yang temporal (sementara). Adapun pencegahan kehamilan yang permanen (sterilisasi), seperti vasektomi dan tubektomi, hukumnya haram.

Jadi penggunaan alat kontrasepsi dibolehkan selama niat kita sebagai ikhtiar untuk dapat mendidik anak dengan lebih baik atau karena kita takut lahir anak yang cacat bila usia kita sudah di atas 35 tahun.

Pengaturan kelahiran menggunakan alat KB merupakan metode yang dapat dipilih selama tidak mengganggu kesuburan atau kesehatan, sehingga diharapkan dapat diatur -tentunya dalam batas kemampuan manusia- kapan saat yang baik untuk hamil. Tentunya tak ada metode kontrasepsi yang benar-benar bebas masalah -tetap hamil meskipun sudah menggunakan alat KB. Umumnya banyak pasangan suami istri memilih metode yang terbaik bagi mereka, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasangan. Berikut ini metode kontrasepsi yang bisa Anda pilih.

Metode Barrier
Metode ini meliputi segala usaha menahan sperma agar tidak masuk ke dalam rahim dan membuahi sel telur. Metode ini memberikan pilihan kepada wanita yang tidak ingin menggunakan metode hormon. Metode barrier yang digunakan pihak istri dan dipasang di luar leher rahim meliputi diafragma, topi leher rahim, busa KB. Sedangkan yang digunakan oleh pihak suami yaitu kondom. Agar bisa diandalkan, semua alat kontrasepsi tersebut kecuali busa dan kondom memerlukan krim atau busa pemati sperma.

Kondom
Cara kerja: Kondom menciptakan pembatas fisik antara istri dan sperma suami.
Pengguna metode ini: Cocok bagi semua wanita, digunakan pihak suami.
Pengawasan medis: Tidak ada, dapat dibeli bebas.
Keunggulan: Tidak menggunakan hormon, tidak perlu ke dokter, tidak repot, aman bagi ibu menyusui, terlindungnya leher rahim jika terdapat infeksi.
Kekurangan: Kehilangan spontanitas, ada sebagian wanita yang alergi terhadap karet sehingga perlu memilih merek yang tepat.
Subur kembali: Saat itu juga.

Diafragma
Cara kerja: Diafragma dimasukkan persis menutup mulut rahim sehingga mencegah sperma masuk ke dalam uterus. Anda harus menggunakan krim anti jamur atau jeli setiap kali berhubungan dan harus dilepas paling lama enam jam setelah berhubungan.
Pengguna metode ini: Cocok bagi semua wanita .
Pengawasan medis: Harus dipasang oleh tenaga medis yang terlatih yang mengajarkan cara memakainya bersama pemati sperma.
Keunggulan: Bebas hormon.
Kekurangan: Menggunakan diafragma merepotkan, perlu perawatan tinggi, harus rutin periksa ke dokter, bagi wanita yang sensitif bahan spermasida (krim anti jamur) dapat mengiritasi.
Subur kembali: Saat itu juga.

Metode Hormonal
Metode kontrasepsi yang menghambat hormon kunci penyebab terjadinya pembuahan. Metode ini meniru dan mengganggu siklus hormonal wanita sehingga tidak terjadi kesuburan. Pilihannya beragam mulai dari pil, implan (susuk), suntik hingga koyo.

Pil Kombinasi
Cara kerja: Pil ini mengandung estrogen dan progestin yang mencegah pelepasan sel telur (ovulasi) dan menebalkan lendir pada mulut rahim sehingga sperma tidak bisa mencapai rahim. Dari berbagai jenis pil ini ada yang harus Anda konsumsi selama 21 hari dan akan mengalami menstruasi pada minggu berikutnya. Ada juga jenis pil yang harus dikonsumsi selama 24 hari, sehingga siklus menstruasi Anda menjadi lebih pendek.
Pengguna metode ini: Wanita muda yang biasa mengalami nyeri haid.
Pengawasan medis: Pil ini hanya bisa didapat melalui dokter atau klinik KB dan perlu pemeriksaan rutin -biasanya setiap 6 bulan.
Keunggulan: Beberapa merek konon dapat mengurangi gejala PMS seperti menyingkirkan kram, mengurangi jerawat, mengurangi depresi PMS bulanan. Pil kombinasi juga dapat mengurangi risiko kanker rahim, endometriosis, dan kanker kolon.
Kekurangan: Harus selalu ingat untuk mengonsumsinya setiap hari pada waktu yang sama. Beberapa pil dapat menimbulkan jerawat, sebah, perasaan murung sehingga dokter Anda perlu menguji coba berbagai pil yang cocok bagi tubuh Anda. Efek samping penggunaan pil ini adalah sakit kepala, tekanan darah meningkat, hilangnya hasrat seks, depresi dan sedikit penambahan berat badan. Penggunaan yang berkepanjangan dapat menimbulkan risiko penggumpalan darah, penyumbatan saluran darah. Risiko penyumbatan darah bisa terjadi untuk wanita yang memiliki faktor pencetus seperti merokok, riwayat keluarga atau migren. Beberapa merek pil KB bahakan tidak boleh digunakan oleh wanita yang pernah menderita penyakit ginjal, hati atau penyakit yang berhubungan dengan hormon adrenalin.
Subur kembali:1-2 bulan setelah menghentikan pemakaian pil.

Extended Pil
Cara kerja: Ada jenis pil yang dikonsumsi selama tiga bulan terus menerus, sehingga Anda hanya akan mengalami siklus menstruasi empat kali dalam setahun. Ada juga jenis pil terbaru yang dikonsumsi setiap hari tanpa jeda yang membuat Anda tidak mengalami menstruasi.
Pengguna metode ini: Wanita yang tidak memiliki riwayat keluarga yang mengalami penyumbatan darah, migren.
Pengawasan medis: Pil ini hanya bisa didapat melalui dokter atau klinik KB
Keunggulan: Mengurangi kram atau pendarahan luar biasa yang dialami wanita dengan gejala menstruasi akut.
Kekurangan: Banyak wanita yang mengeluhkan mengalami menstruasi pada bulan-bulan pertama, tetapi pada akhirnya tidak sama sekali. Pil ini berisiko kesehatan yang sama dengan pil kombinasi, yaitu penyumbatan darah.
Subur kembali: 2-3 bulan setelah menghentikan pemakaian pil.

Pil Mini
Cara kerja:Pil ini hanya mengandung hormon progestin. Hormon ini akan mencegah sel telur melekat ke dinding rahim, menimbulkan lendir kental di mulut leher rahim, sehingga menahan masuknya sperma. Pil ini dikonsumsi selama 28 hari, jadi Anda akan tetap mendapatkan perubahan hormonal seperi biasa.
Pengguna metode ini: Ibu menyusui, wanita yang biasa hidup teratur karena pil ini dikonsumsi setiap hari pada waktu yang sama.
Pengawasan medis: Pil ini hanya bisa didapat melalui dokter atau klinik KB dan perlu pemeriksaan rutin.
Keunggulan: Pil ini pilihan bagi ibu yang menyusui karena tidak menghambat produksi ASI. Risiko bagi tubuh lebih sedikit dibandingkan pil kombinasi.
Kekurangan: Haid menjadi tidak teratur dan mungkin timbul pendarahan kecil di antara dua masa haid. Pil ini harus dikonsumsi pada waktu yang sama setiap hari setidaknya berselang 2-3 jam dibanding hari sebelumnya.
Subur kembali: 1-2 bulan setelah menghentikan pemakaian pil.

Koyo atau Patch (Ortho Evra)
Cara kerja: Koyo ditempelkan pada lengan atas bagian belakang, perut bagian bawah atau bokong. Pemakaian koyo satu kali dalam seminggu selama tiga minggu. Pada minggu ke-4 koyo tidak perlu digunakan sehingga Anda mendapat menstruasi. Koyo ini akan melepaskan estrogen dan progestin ke dalam saluran darah Anda.
Pengguna metode ini: Semua wanita yang tidak ingin menggunakan kontrasepsi oral.
Pengawasan medis: Pemeriksaan bila terjadi iritasi
Keunggulan: Hanya perlu menempel seminggu sekali sehingga Anda tidak perlu memikirkan jadwalnya.
Kekurangan: Bagi beberapa wanita koyo dapat mengiritasi pada kulit. Risiko penyumbatan darah lebih tinggi dibandingkan pil KB. Pada penelitian wanita dengan berat 90 kg atau lebih dapat meningkatkan kehamilan tidak terencana.
Subur kembali: 1-2 bulan setelah melepaskan koyo.

Suntik atau Injeksi (Depo-Provera)
Cara kerja: Anda akan mendapat suntikan progestin setiap tiga bulan sekali.
Pengguna metode ini: Semua wanita, pilihan bagi wanita yang tidak ingin mengonsumsi pil karena harus teratur.
Pengawasan medis: Suntikan dapat dilakukan oleh tenaga medis (dokter, bidan)
Keunggulan: Hanya perlu berurusan dengan metode KB ini empat kali dalam setahun.
Kekurangan: Dapat menyebabkan pendarahan hebat, penambahan bobot tubuh dan peningkatan risiko osteoporosis jika menggunakan lebih dari dua tahun.
Subur kembali: 9-12 bulan setelah suntikan terakhir.

Implan atau Susuk KB
Cara kerja: Jarum kecil sebesar korek api akan dimasukkan ke lapisan bawah kulit di tubuh lengan bagian atas. Jarum ini akan mengeluarkan hormon progestin selama tiga tahun.
Pengguna metode ini: Wanita yang tidak ingin direpotkan dengan mengonsumsi pil KB.
Pengawasan medis: Pemasangan dan pelepasan jarum dilakukan oleh dokter
Keunggulan: Pilihan tanapa banyak perawatan, bisa digunakan bagi ibu menyusui setelah bayi Anda berusia lebih dari 6 bulan.
Kekurangan: Dokter harus memasang dan melepaskan implan sehingga prosedur ini mungkin memiliki risiko komplikasi ringan dan juga bisa meninggalkan luka di kulit. Metode ini dapat membuat siklus menstruasi tidak teratur. Bagi wanita yang menngalami obesitas, mungkin harus mengganti implan setiap dua tahun sekali.
Subur kembali: 1-3 bulan setelah implan dicabut.

Cincin Vagina (Nuva Ring)
Cara kerja: Cincin yang dilapisi hormon ini dimasukkan ke dalam vagina satu kali dalam sebulan dan dibiarkan menempel selama tiga minggu. Cincin ini akan mengeluarkan hormon progestin dan estrogen dalam dosis kecil langsung ke dinding vagina. Pada minggu ke-4 cincin dilepaskan untuk mendapatkan menstruasi, kemudian dipasang cincin yang baru.
Pengguna metode ini: Semua wanita
Pengawasan medis: Pemeriksaan rutin ke dokter atau bidan.
Keunggulan: Pemasangan cincin mudah. Bahkan ketika posisinya tidak tepat, tetap dapat bekerja efektif.
Kekurangan: Harganya dua kali lebih mahal diandingkan pil KB dan memiliki risiko yang sama dengan pil kombinasi yaitu terjadinya penyumbatan darah.
Subur kembali: 1-2 bulan setelah melepaskan cincin.

Metode Alternatif
Metode alternatif merupakan metode yang bisa dipilih sebagai alternatif antara metode barrier dan metode hormon. Jenis metode ini diantaranya yaitu metode pencabutan dan metode alami.

Metode Pencabutan yaitu pihak suami menghentikan penetrasi sebelum ejakulasi sehingga spermanya tidak masuk ke dalam alat reproduksi sang istri. Metode ini bisa gagal total bila ada setetes kecil sperma masuk ke dalam alat reproduksi dan sukses menemui sel telur.
Metode Alami yaitu dengan melakukan perhitungan kalender untuk menghindari hubungan seks pada masa-masa subur sang istri. Sama halnya dengan metode pencabutan, metode alami berisiko gagal karena siklus kesuburan seringkali berfluktuasi.

Selain itu ada juga metode Spiral yang menggunakan IUD bentuk T yang dapat mengeluarkan hormon atau dilapisi tembaga, tetapi metode ini juga masih kontroversi. Untuk mengetahui penjelasannya dapat dibaca di sini.

Jadi, alasan merencanakan keluarga hendaknya didasari pada niat yang baik yaitu menjadikan generasi yang lebih berkualitas karena kontak pendidikan ibu dan anak yang lebih lama. Menggunakan kontrasepsi merupakan ikhtiar untuk dapat lebih mengatur dirinya sendiri, meskipun tetap terbatas karena hasil akhir di tangan Allah SWT.

Dari berbagai sumber

Read more...

Layanan Kesehatan Terbaik

>> Saturday, October 18, 2008

Isi artikel ini diambil dari seminar booster Paket Edukasi Kesehatan Anak untuk Orang Tua (PESAT) di Bogor yang disampaikan oleh dr. Purnamawati S. Pujiarto SpAK,MMPed.

Pernahkah ketika Anda membawa buah hati ke dokter untuk diperiksa, alih-alih ingin mendapatkan informasi mengenai keadaan si kecil dan penanganannya di rumah, Anda justru hanya mendapatkan penjelasan singkat dan secarik resep dengan huruf-huruf yang tidak bisa Anda baca. Sepulang dari kunjungan ke dokter Anda masih dipenuhi tanda tanya besar mengenai kesehatan anak Anda. Belum selesai pertanyaan-pertanyaan di dada, Anda menebus obat di apotek yang Anda tidak mengerti perihal obat-obatan yang diberikan. Bahkan terkadang pada sebagian apotek ada yang tidak memberikan obat dengan petunjuk, cara kerja obat dan efek sampingnya.

saya sendiri pernah mengalami keadaan seperti di atas karena ketidaktahuan saya menghadapi pelayanan kesehatan. Pernah suatu kali anak saya mengalami demam, karena paniknya --maklum anak pertama, saya membawanya ke dokter spesialis anak. Sampai di tempat dokter tersebut,anak saya langsung diperiksa tak lebih dari 1 menit dokter langsung menuliskan secarik resep. Ketika itu saya dan suami sempat meminta untuk tidak diberi obat antibiotik, tapi sang dokter dengan sikap yang seolah-olah kami orang yang sok tahu mengatakan kalau tidak mau diberi antibiotik terus mau dikasih obat apa? Ya sudah, karena pengetahuan kami mengenai kesehatan minim kami pasrah menerima resep obat dari sang dokter. Bodohnya saya... Apakah pelayanan kesehatan seperti ini yang sering kita alami? Sudah saatnya kita sebagai konsumen tahu hak dan kewajiban kita sebagai pasien.

Mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik adalah hak kita. Namun, selama ini kita sebagai konsumen kesehatan membiarkan diri kita dalam posisi lemah. Layanan kesehatan terbaik juga tanggung jawab kita sebagai pasien, karena itu sudah saatnya kita sebagai konsumen ikut aktif berpartisipasi dalam membantu mewujudkan iklim layanan kesehatan yang lebih baik.

Sebenarnya apa saja sih hak kita sebagai konsumen kesehatan ketika pergi ke dokter. Kita berhak memperoleh:
  1. Diagnosis (dalam bahasa medis, bukan sekedar gangguan pencernaan, radang dll)
  2. Informasi mengenai rencana penanganan (tatalaksana/terapi--tidak selalu harus dalam bentuk obat)
  3. Ketika kita membutuhkan obat, kita berhak memperoleh informasi perihal kandungan obat (generiknya), cara kerjanya, tujuan pemberian obat, risiko efek samping, apa yang harus dilakukan ketika terjadi efek samping, lama terapi, dosis, cara pakai, interaksi obat dengan lainnya.

Sedangkan hak konsumen berdasarkan UU RI no 8 tahun 1999 pasal 4 bab III tentang Perlindungan hak konsumen dan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Playanan Medik No YM 02.04.3.5.2504, 10 Juni 1997, yaitu:
  • Hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan
  • hak memperoleh perlakuan yang sama
  • hak memperoleh informasi secara objektif
  • hak memperoleh pendidikan / edukasi tentang kesehatan
  • hak otonomi
  • hak meneerima atau menolak atau menghentikan penngobatan
  • hak menentukan tenaga kesehatan
  • hak atas kerahasiaan kedokteran
  • hak atas rekam medis

Sudah seharusnya hubungan antara dokter dan pasien terjalin konsep kemitraan, karenanya kita sebagai pasien sudah seharusnya pula aktif berpartisipasi dalam masalah kesehatan. Tanggung jawab kita sebagai pasien adalah menjadi konsumen yang bijak dan cerdas. Bagaimana caranya:
  • Proaktif mempelajari masalah kesehatan (membaca dari artikel, bertanya, melalui situs web)
  • memberikan informasi yang jujur
  • bertanyalah, pertanyaan dasar yang perlu dikemukakan pada saat konsultasi medis:
  1. apa masalah kesehatan yang dialami; apa penyebabnya?
  2. apa yang harus saya lakukan
  3. apa yang harus dicermati; kapan harus menghubungi dokter?
  • menanyakan perihal obat yang diberikan
  • pencatatan rekam medis agar memudahkan dalam penanganan masalah kesehatan
  • informed consent (surat persetujuan tindakan medis) meminta dokter untuk menjelaskan semua implikasi prosedur medis tersebut.
Konsumen memang berhak memperoleh layanan kesehatan terbaik, namun juga berkewajiban membantu terciptanya layanan terbaik tersebut yaitu dengan menjadi konsumen yang rasional, yaitu dengan berusaha menjadi konsumen bijak dan cerdas. Semoga...



Read more...

Tatalaksana IMD

>> Thursday, September 4, 2008

Jika ada yang ingin melaksanakan inisiasi menyusu dini, berikut ini tatalaksana IMD:
  • Inisiasi dini sangat membutuhkan kesabaran dari sang ibu, dan rasa percaya diri yang tinggi, dan membutuhkan ukungan yang kuat dari sang suami dankeluarga, jadi akan membantu ibu apabila saat inisiasi menyusu dini suami atau keluarga mendampinginya.
  • Anjurkan tindakan tanpa obat dalam membantu kegiatan persalinan (termasuk untuk episiotomi yang tidak diperlukan). Obat-obatan kimiawi, seperti Mis: pijat, aroma therapi, bergerak, hypnobirthing dan lain sebagainya coba untuk dihindari.
  • Izinkan posisi melahirkan yang sesuai dengan pilihan ibu.
  • Segera setelah bayi menangis, keringkangkan bayi secepatnya dengan tetap mempertahankan vernix (lapisan putih) terutama bagian tangan. Apabila bayi sudah bisa menangis sendiri tidak perlu dilakukan suction pada mulut dan hidung.
  • Letakkan bayi telanjang dengan posisi tengkurap dan menghadap ibu di atas dada atau perut telanjang ibu sehingga terjadi kontak kulit. Selimuti keduanya bila perlu dan bila dianggap perlu beri bayi topi.
  • Biarkan bayi mencari sendiri payudara ibu dan jangan paksakan bayi pada puting. Ibu dapat merangsang bayi dengan sentuhan lembut.
  • Dukung dan bantu ibu untuk mengenali tanda-tanda bayi sebelum menyusu (pre-feeding) yang dapat berlangsung beberapa menit atau satu jam bahkan lebih, diantaranya:
  1. Istirahat sebentar dalam keadaan siaga, menyesuaikan dengan lingkungan.
  2. Memasukan tangan ke mulut, gerakan mengisap, atau mengelurkan suara.
  3. Bergerak ke arah payudara.
  4. Daerah areola biasanya yang menjadi sasaran.
  5. Menyentuh puting susu dengan tangannya.
  6. Menemukan puting susu, reflek mencari puting (rooting) melekat dengan mulut terbuka lebar.
  • Bayi berada dalam keadaan allert rata-rata selama 2 jam setelah kelahiran. Apabila setelah 1 jam bayi tidak berhasil menemukan puting ibu dapat dibantu dengan diarahkan.
  • Biarkan bayi dalam posisi skin to skin contact sampai proses menyusu pertama selesai. Pertahankan kontak kulit antara ibu dan bayi hingga minum pertamanya dilakukan dan selama bayi menginginkannya lagi.
  • Bantu ibu yang melahirkan secara sectio untuk mendapatkan kontak kulit dengan bayinya setelah lahir.
  • Bayi baru DIPISAHKAN dari ibu untuk ditimbang, diukur, dicap; SETELAH MENYUSU AWAL. Tunda prosedur yang invasive seperti suntikan vit K dan menetes mata bayi.
  • Bayi jangan diberi cairan pre-laktal, kecuali ada indikasi medis.
  • Dengan rawat gabung, ibu akan mudah merespon bayi. Andaikan bayi dipisahkan dari ibunya yang terjadi kemudian ibu tidak bisa merespon bayinya dengan cepat, sehingga mempunyai potensi untuk diberikan susu formula, jadi akan lebih membantu apabila bayi tetapi bersama ibunya selama 24 jam.

  • Sumber : Sentra Laktasi Indonesia

Read more...

Pentingnya IMD

Proses menyusui memang proses alami bagi setiap wanita yang melahirkan, tetapi tak jarang proses ini menjadi begitu membingungkan dan penuh perjuangan bagi ibu yang menyusui dan bayinya. Saya sendiri pernah mengalami ketika bayi saya menangis kelaparan tetapi ketika disusui ia seperti kesulitan untuk menghisap. Akhirnya bayi saya baru bisa menyusui dengan tenang ketika ia menemukan posisi tepat baginya. Sebenarnya kesulitan dalam proses menyusui ini dapat diminimalisasi dengan melakukan IMD.

Mungkin sudah banyak yang tahu apa itu IMD? Ya IMD atau Inisisasi Menyusu Dini yaitu pengenalan awal bayi pada proses menyusu yang dilakukan sesegera mungkin dalam jam pertama kelahirannya. Ketika bayi baru dilahirkan langsung diletakkan di dada ibunya untuk mencari sendiri puting susu ibunya atau menyusu sendiri. Bayi yang baru dilahirkan memiliki refleks dasar yang berkaitan dengan pencarian makanan dan refleks menghisap untuk mencari puting susu. Semua mamalia memiliki refleks (insting) ini, namun proses melahirkan yang umum terjadi di Indonesia mengganggu kemampuan tersebut . Di Indonesia sebenarnya juga sudah dilakukan Inisiasi Dini tetapi caranya yang belum benar karena bayi langsung dibersihkan setelah dilahirkan dan bayi tidak mencari sendiri tetapi disodorkan puting ibunya - seperti yang terjadi pada saya karena kurangnya info:(.

Sebenarnya untuk apa sih melakukan inisiasi menyusu dini, toh tanpa IMD bayi tetap bisa disusui. Artis Sophie Navita membandingkan anak pertama yang tidak melakukan IMD dengan anaknya yang kedua yang melakukan IMD, yang kedua lebih pintar dalam menyusu. Seorang ibu di Jakarta juga membandingkan anak pertama tanpa IMD dengan anak kedua dengan IMD, anak kedua lebih mudah menyusui meskipun - maaf- puting ibu datar.

Banyak manfaat yang bisa diberikan dari pemberian ASI sedini mungkin, diantaranya:
  • memberikan kekebalan pertama kepada bayi karena bayi langsung mendapat kolostrum dari ASI dan bakteri yang baik dari kulit ibu.
  • menurunkan hormon stres pada bayi sehingga bayi menjadi lebih tenang, tidak stres, pernapasan dan detak jantungnya lebih stabil.
  • merangsang keluarnya oksitosin karena sentuhan, emutan, dan jilatan bayi pada puting ibu yang menyebabkan rahim berkontraksi sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan pada ibu.
  • mempererat ikatan batin antara ibu-anak karena skin to skin contact mampu menghadirkan efek psikologis yang dalam di antara ibu dan anak.
  • melatih motorik bayi.
  • membuat ibu menjadi tenang, rileks, mencintai bayi, mengurangi rasa sakit dan merangsang pengaliran ASI.
  • mencegah kematian bayi baru lahir.
  • memantapkan kegiatan menyusu.
  • mepererat ikatan ibu-anak-ayah. Bagi Muslim, pada saat proses IMD sang ayah dapat mengazankan anaknya sambil memeluk ibu dan anak.

Pada proses IMD, bayi yang baru dilahirkan dalam keadaan sehat dan menangis dipotong tali pusarnya lalu dilap badannya dengan kain hangat dengan tidak menghilangkan lapisan lemak (vernix), bagian tangan jangan dilap karena bagian tangan yang basah dengan cairan ketuban memiliki bau yang sama dengan puting susu ibu. Bayi diletakkan tengkurap di atas perut ibu dan membiarkannya mencari puting susu. Antara ibu dan bayi tidak ada sekat seperti kain sehingga skin to skin contact tercipta. Jika khawatir bayi kedinginan berikan topi dan punggungnya ditutup selimut karena sebenarnya dada ibu diciptakan begitu hebat bisa menyesuaikan dengan kondisi bayi, jika bayi kedinginan dada ibu akan naik suhunya 2 derajat, jika kepanasan turun 2 derajat.

Dalam proses IMD bayi tidak langsung menemukan puting ibu sehingga diperlukan kesabaran menunggu sampai bayi bisa mendapatkan sendiri. IMD dilakukan sesaat setelah bayi dilahirkan karena pada 30 menit setelah dilahirkan hormon adrenalin yang memicunya untuk bergerak mencari puting susu meningkat. Hormon adrenalin ini dapat meningkat lagi setelah 10 jam, jadi bisa dibayangkan bila telat dalam proses awal menyusu ini bisa membuat bayi frustasi ketika menyusui.

Reaksi bayi atas inisiasi dini berlainan. Ada yang tidak lama sudah bisa mulai menghisap puting ibunya. Tapi ada juga yang sudah dipaksa-paksa tetap tidak mau. Ada bayi yang akhirnya tidak bisa atau bahkan tidak mau mengonsumsi ASI. Tetapi berhasil tidaknya IMD, Inisiasi Dini tetap perlu diperkenalkan pada bayi agar bayi tidak mengalami stres karena dipisahkan dari ibunya.

IMD juga dapat dilakukan untuk yang melahirkan secara sectio (caesar). Artis Tiara Lestari melahirkan secara sectio dan dapat memelakukan IMD karena ia meminta bagian perut ke atas tidak dibius (ini hak bagi ibu yang mau melahirkan loh!). Bayinya baru bisa menemukan puting pada menit ke-50.Bayi yang dilahirkan secara sectio diletakkan melintang di dada ibunya, tidak di perut seperti pada kelahiran spontan. Si bayi akan memilih sendiri puting yang akan dihisapnya.

So, untuk yang sebentar lagi melahirkan jangan ragu untuk mencari informasi rumah sakit, dokter, bidan yang mendukung pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini.

The first hour early initiation and exclusive breastfeeding for six months can save more than one milllion babies.

Read more...

About This Blog

About This Blog

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP